Postingan ini saya ketik dari sebuah buku...
di situ terdapat sub-sub judul...
diantaranya ada yang berjudul " SUARA SETAN"...
kalo kate anak kecil, suara setan ntuch kayak gini :
"Hihiihiiihiiii ???
Langsung aja dech, berikut ini adalah artikel tentang suara setan yang ane ambil dari buku yang berjudul " Semua Pasti Ada Hikmahnya" karya Syekh Abdul hamid al-Bilali
Selamat Membaca...
SUARA SETAN
Ia adalah suara yang tidak terdengar oleh telinga,suara yang tidak memiliki gema, yang dapat pindah melalui ruang hampa atau kawat untuk sampai ke telinga manusia. Tapi suara setan adalah suara yang berada dalam tubuh manusia,di dalam dadanya.Allah berfirman :
"Yang membisikan (kejahatan) dalam dada manusia." (an-Nas : 5 )
suaranya dalam tubuh manusia hanya dapat didengar melalui dua saluran : akal dan hati.
Suara setan adalah perasaan jiwa terhadap segala sesuatu yang dapat menyebabkan murka Allah atau berkurangnya suatu pahala. Setan melancarkan program ini melalui sebuah usaha untuk mengetahui jiwa manusia mana yang cenderung padanya. Sebagai contoh, apa yang tersebut dalam hadist shahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan syaikhan (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Setan itu mengikat tengkuk kepala salah seorang di antara kalian pada saat dia tidur dengan tiga ikata. Pada setiap ikatan dituliskan : 'Malammu masih panjang, karena itu tidurlah.'Jika dia bangun lalu berdzikir kepada Allah maka akan terlepas satu ikatan,jika dia berwudhu maka akan terlepas satu ikatan lainnya, dan jika mengerjakan shalat maka akan terlepas satu ikatan lainnya, sehingga dia bangun pagi dengan penuh semangat dan jiwa yang segar. Jika tidak, maka dia akan berjiwa buruk disertai rasa malas." (Muttafaqun'alaih)
Kepada orang yang tidur, terutama yang terlambat tidur dan yang kurang mendapatkan istiraht yang cukup, setan masuk kepadanya melalui gerbang ini untuk menipunya dengan hal-hal yang disenangi oleh jiwanya."Malammu masih panjang." maksudnya, setan memberikan pertimbangan kepadanya dan menanamkan dalam perasaannya, bahwa masih ada waktu untuk tidur beberapa menit lagi, lalu membujuknya untuk tidur. Hingga akhirnya waktu itu terlewati hanya untuk tidur, padahal ia bangun tepat waktu shalat malam. Dengan demikian Ia telah menyia-nyiakan kesempatan mengerjakan qiyamul lail atau shalat witir pada pertiga malam terkahir. Dan terkadang ia terlelap dalam tidurnya dan baru bangun sesudah terbitnya fajar,sehingga ia tertinggal dan tidak ikut mengerjakan salat subuh pada waktunya. Dan masih banyak lagi pintu gerbang dan jalan syaithaniah lainnya.
Saat menulis kalimat" ini, aku mendengar setan berkata padaku, "Beranjak dan tidurlah dari tempatmu, kamu masih punya banyak tugas belajar. Kamu belum tidur banyak pada malam ini.Selesaikan tulisan ini pada waktu yang lain." Sehingga setan menghalangiku untuk meneruskan kesempatan menulis yang tidak selamanya diberikan oleh Allah. Inilah rezeki yang dibagi-bagikan pada waktu-waktu terbaik di hari yang baru.
Di sini, setan membuat jiwanya terlena sehingga ia mudah untuk menyuruhnya berbuat kejahatan :
" Sesungguhnya nafsu itu senantiasa menyuruh kepada kejahatan." ( yusuf : 53 )
Betapa indahnya apa yang dikatakan oleh ar-Rafi'i tentang sifat suara setan itu, "Tidaklah setan datang kepada seseorang, memasukkan sesuatu dalam kalbu, membujuk dan memperdayakan jiwa, serta menyesatkan orang yang hendak disesatkan nya, kecuali dengan cara-cara yang sangat lembut, sehingga akan membuat seseorang berkeyakinan bahw bisikan tersebut adalah benar adanya, dan merusak semua unsur pembuktian yang kuat sekalipun. "[ ]
Demikianlah catatan ini saya posting berdasarkan isi dari buku tersebut.
Semoga Bermanfaat....

0 komentar:
Posting Komentar